MEDINA DENTAL CLINIC JEPARA TUMBUH BERSAMA MASYARAKAT, HADIRKAN LAYANAN GIGI MODERN DAN LAPANGAN KERJA

JEPARA – Pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah. Keberadaan Industri Kecil Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi penggerak ekonomi karena mampu menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Peran tersebut tidak hanya terlihat pada sektor kerajinan, kuliner, kecantikan, dan ekonomi kreatif, tetapi juga mulai berkembang di sektor kesehatan. Salah satunya melalui Medina Dental Clinic Jepara, klinik gigi yang dirintis dari skala usaha mandiri dan kini berkembang menjadi klinik gigi modern dengan puluhan tenaga kerja.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, mengatakan setiap usaha yang dibangun masyarakat memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah juga memiliki peran untuk membantu mempromosikan berbagai potensi usaha yang ada di Jepara. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor pariwisata maupun industri berskala besar, tetapi juga dari usaha kecil yang mampu berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
“Setiap terbuka lapangan kerja, ini wujud membantu pemerintah daerah mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran di Jepara,” ujar Muhammad Ibnu Hajar, Senin (10/8/2026).
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Jepara meningkat dari 4,7 persen menjadi 5,4 persen dalam satu tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut salah satunya didukung oleh peran UMKM yang terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Saat ini, Kabupaten Jepara juga disebut berada di peringkat tiga terbawah di Jawa Tengah dalam hal tingkat pengangguran dan kemiskinan.
Muhammad Ibnu Hajar mengapresiasi perkembangan pelaku UMKM, termasuk Medina Dental Clinic Jepara yang kini telah membuka peluang kerja bagi sekitar 35 karyawan.

Menurutnya, perkembangan Medina Dental Clinic menunjukkan bagaimana sebuah usaha yang awalnya dirintis dalam skala kecil dapat berkembang menjadi layanan kesehatan gigi yang lebih modern dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita akan kawal terus pertumbuhan setiap pelaku usaha. Setiap penyakit pasti ada obatnya, setiap persoalan pasti ada solusinya,” katanya.
Ketua Dekranasda Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, menambahkan bahwa pemerintah daerah membutuhkan kontribusi para pelaku ekonomi kreatif dan pelaku usaha untuk menciptakan perubahan nyata di masyarakat.
Menurutnya, inovasi menjadi salah satu kunci agar sebuah usaha dapat terus berkembang dan mengikuti kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut juga berlaku pada sektor kesehatan, termasuk perawatan gigi dan kesehatan gigi di Jepara yang kini semakin berkembang. Perawatan gigi tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mulai memperhatikan aspek estetika dan penampilan.
Laila menilai pengembangan layanan menjadi penting agar sebuah usaha mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah menghadirkan pelayanan yang ramah bagi berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan lansia. Dengan begitu, klinik gigi tidak hanya menawarkan satu jenis layanan, tetapi dapat memberikan pengalaman perawatan yang lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pasien.
“Contohnya layanan yang ramah untuk anak, ini penting agar semua punya hak untuk tampil bagian,” tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap usaha yang dibangun melalui kerja keras perempuan. Menurutnya, kegigihan perempuan dalam membangun usaha dapat memberikan dampak yang lebih luas, termasuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Owner Medina Dental Clinic Jepara, drg. Destila Zuba, mulai membangun usaha di bidang kesehatan gigi sejak 2012. Berbekal keahlian sebagai dokter gigi, ia memilih untuk merintis usaha secara mandiri. Selain memberikan layanan kesehatan gigi kepada masyarakat, usaha tersebut juga sejak awal diarahkan untuk menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat Jepara.
Seiring berjalannya waktu, Medina Dental Clinic terus berkembang mengikuti kebutuhan pasien. Klinik ini kemudian mengembangkan konsep layanan sebagai klinik gigi modern dan estetik di Jepara, dengan perhatian tidak hanya pada kesehatan gigi tetapi juga penampilan dan kepercayaan diri pasien.
“Fokus utama kami memberikan layanan perawatan gigi, juga sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya untuk masyarakat Jepara,” ujar drg Destila Zuba.
Perjalanan Medina Dental Clinic dari usaha yang dirintis sejak 2012 hingga berkembang menjadi klinik dengan puluhan tenaga kerja menjadi salah satu contoh bagaimana sektor kesehatan dapat ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, Medina Dental Clinic Jepara berupaya menghadirkan kebutuhan perawatan gigi masyarakat dalam satu tempat, sekaligus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Jepara.
baca juga : https://jateng.tribunnews.com/jepara-memesona/1262675/pemkab-jepara-genjot-pertumbuhan-ekonomi-daerah-lewat-ikm-dan-umkm.
Sumber informasi: tribun jateng
Penulis : Saiful Ma’sum



